https://bontang.times.co.id/
Berita

Haji itu Anugerah Allah

Minggu, 01 Februari 2026 - 07:12
Haji itu Anugerah Allah Haji adalah rukun Islam kelima. Ibadah ini disyariatkan bagi umat Muslim yang mampu untuk melakukannya, baik itu biaya, maupun mampu secara fisik.

TIMES BONTANG, MALANG – Tidak semua orang islam yang mampu fisiknya dan materinya bisa pergai haji, karena haji itu adalah anugerah Allah SWT. Sebaliknya, ada orang yang tidak mampu fisik dan materinya, justru bisa bersujud di depan Baitullah, sujud di Arafah dan sowan kepada baginda Rasulullah SAW. Bagi Allah SWT, tidak ada yang tidak mungkin, karena Allah SWT itu maha berkehendak.

Berbahagialah bagi setiap calon jamaah haji tahun ini, mendapat undangan khusus dari Allah SWT untuk bersujud, bersimpuh di depan Baitullah, bahwasannya yang menegerakkan semua organ tubuh manusia bukan diri kita, namun Allah SWT SWT. Jangan pernah melihat bahwa haji itu adalah beban, namun yakinlah setiap beban yang akan menjadi ringan karena kehendak Allah SWT.

Juga, jangan pernah melihat bahwa biaya haji itu besar dan berat, karena yang yang maha mencukupi semuanya adalah Allah SWT. Ketika Allah SWT memanggil, sudah pasti Allah akan mencukupinya. Banyak orang yang sehat, kuat, mapan, kaya raya, tetapi belum tergerak hatinya.

Jika setiap orang melihat bahwa haji itu adalah anugerah Allah SWT, maka setiap langkah menjadi ibadah, setiap harta yang keluar menjadi sedekah, setiap keringat akan menjadi menjadi pendingin api neraka. Sesungguhnya, haji itu bisa menjadi pelebur dosa masa lalu. Allah SWT tidak perduli, berapa banyak dosa-dosa hamba-Nya.

Haji itu anugerah paling indah bagia orang yang beriman, haji itu nikmat, haji itu berkah, haji panggilan Allah SWT. Jika manusia dipanggil kekasihnya sangat Bahagia, maka akan sangat bahagia ketika Allah SWT memanggilnya untuk bersujud di depan Baitullah, bersimpuh di Arafah, dan sowan kepada Rasulullah SAW.

Maka, jangan banyak meminta kepada Allah SWT, karena berangkat itu jauh lebih besar dibandingkan dengan permintaan-permintaan. Kehadiran kita di Arafah jauh lebih indah dibandingan keinginan manusia yang sementara, dan sowan kepada Nabi jauh lebih nikmat dibandingan dengan kenikmatan-kenikmatan dunia.

Nabi pernah berkata “satu sujud lebih baik dari dunia dan isinya”, apalagi sujud itu di depan Baitullah, sujud di Arafah, dan sujud Raudah Al-Syarifah. Maka, jangan pernah mengotori haji dengan permintaan-permintaan duniawi, karena itu bisa mengecilkan hakekat panggilan Allah SWT. (*)

Malang, 31/1/ 2026

oleh: Abdul Adzim Irsad

Pewarta : xxx
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Bontang just now

Welcome to TIMES Bontang

TIMES Bontang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.