Penyesuaian Tarif Air Berlaku April, PDAM Bontang Ajak Warga Berhemat
Kenaikan tarif didasarkan pada pertimbangan kesinambungan operasional yang optimal agar kualitas pelayanan konsumen lebih baik.
BONTANG – Keputusan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Taman Kota Bontang untuk melakukan penyesuaian tarif air sudah final.
Tepat pada 12 Maret atau pada periode hitung tarif bulan Februari hingga Maret telah diberlakukan perubahan harga.
Hal itu disampaikan Dirut PDAM Tirta Taman Bontang Suramin. Ia mengungkapkan kenaikan tarif didasarkan pada pertimbangan kesinambungan operasional yang optimal agar kualitas pelayanan konsumen lebih baik.
“Sebenarnya sudah ditetapkan pada 2 pebruari oleh SK Wali Kota Bontang. Nomor 100.3.3.3/85/PSDA/2026. Tapi kami sesuaikan dengan kondisinya diputuskan dihitung mulai tanggal 12 pebruari ke 12 Maret. Bayarnya April,”ucap Suramin Jumat (27/3/2026)
Suramin menjelaskan perubahan tarif setelah 8 tahun tidak naik itu diberikan kepada semua konsumen PDAM Tirta Taman.
Konsumen tersebut dikelompokkan sebagai Kelompok 1. Kelompok ini sudah melingkupi kategori sosial, rumah tangga 1 dan 3, niaga dan niaga khusus dan instansi pemerintah.
Kenaikan tarif dilakukan secara bertahap sepanjang tahun 2026 atau mencapai rata-rata sekitar 50 persen dari tarif sebelumnya.
Tarif Sebelumnya berkisar di angka Rp3.200 per meter kubik untuk golongan rumah tangga. Tarif Baru (2026): Menjadi sekitar Rp4.800 per meter kubik
“Kenaikan 50 persen ini berlaku merata untuk seluruh golongan, baik rumah tangga (golongan I, II, III) maupun golongan niaga,” beber Suramin.
Selain penyesuaian tarif, PDAM Bontang menerapkan skema denda progresif bagi pelanggan yang menunggak pembayaran.
Denda ditetapkan mulai Rp10 ribu untuk tunggakan satu bulan, bertambah sebesar Rp20 ribu pada bulan kedua, dan Rp30 ribu pada bulan ketiga.
Tak lupa pria yang dilantik menjadi Dirut PDAM pada 19 Desember 2016 tersebut mengingatkan pentingnya penghematan air, mengingat kondisi pasokan air bersih di Bontang masih belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan yang ideal.
“Kami terapkan ini untuk tujuan mendisiplinkan pelanggan dalam membayar tagihan agar tepat waktu dan berhemat,”ujar Suramin. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

