PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bekerjasama dengan Kodim 0908/Bontang dan Dinas Kesehatan Kota Bontang, kembali menggelar vaksinasi Covid-19 tahap kedua bagi an ...
BONTANG – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bekerjasama dengan Kodim 0908/Bontang dan Dinas Kesehatan Kota Bontang, kembali menggelar vaksinasi Covid-19 tahap kedua bagi anak usia 6-11 tahun di Kota Bontang.
Program Vaksinasi tersebut digelar di sentra vaksinasi GOR PT Pupuk Kaltim pada Rabu (19l1/2022) dengan menyasar 879 anak dari SD 1 dan SD 2 Yayasan Pupuk Kaltim (YPK).
VP CSR PKT Anggono Wijaya mengungkapkan, vaksinasi tahap dua bagi ratusan anak usia 6-11 tahun ini menggunakan vaksin jenis Sinovac, yang disediakan oleh Kodim 0908/Bontang dengan teknis pelaksanaan vaksinasi oleh Dinas Kesehatan Kota Bontang.
Pada kegiatan ini, Pupuk Kaltim turut menyalurkan bantuan senilai Rp35 Juta untuk kebutuhan biaya operasional dan tenaga medis pelaksana vaksinasi.
Dukungan vaksinasi tahap dua bagi anak usia 6-11 tahun ini, merupakan bagian dari upaya Perusahaan produsen Pupuk dan Amoniak itu dalam mendorong tercapainya herd immunity 100 persen di Kota Bontang, melalui program PKT Proaktif.
Pun sebagai bentuk dukungan terlaksananya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang kini mulai digelar secara bertahap di berbagai tingkatan sekolah.
Lanjut dikatakannya, hal ini juga bagian dari komitmen Pupuk Kaltim dalam membantu percepatan vaksinasi nasional, setelah sebelumnya melakukan vaksinasi 10.000 dosis bagi masyarakat Kaltim.
“Semoga upaya ini bisa mencegah dan mengurangi risiko penularan virus Covid-19 pada anak, sekaligus mendorong percepatan realisasi target herd immunity agar aktivitas masyarakat khususnya kegiatan belajar mengajar di sekolah kembali berjalan normal,” ujar Anggono Jumat, (21/1/2022).

Menurut Anggono, dukungan vaksinasi bagi ratusan anak di Kota Bontang juga merupakan langkah Pupuk Kaltim dalam menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo, yang menargetkan 26,5 juta anak usia 6-11 tahun di seluruh Indonesia mendapatkan vaksinasi.
Vaksinasi anak dilaksanakan sesuai rekomendasi Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization/ITAGI), perihal kajian vaksinasi Covid-19 pada anak usia 6-11 tahun. Termasuk Keputusan Menteri Kesehatan RI (KMK) tentang pelaksanaan vaksinasi corona virus disease 2019 (Covid-19) bagi anak usia 6-11 tahun, yang ditandatangani oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada 13 Desember 2021.
“Maka dari itu, Pupuk Kaltim terus memaksimalkan dukungan terhadap vaksinasi dalam mendorong tercapainya herd immunity di Kota Bontang. Apalagi PTM mulai berjalan, sehingga vaksinasi bagi anak sangat penting agar terhindar dari potensi paparan virus. Pupuk Kaltim juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu mengikuti program vaksinasi, agar dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus Covid-19,” lanjut Anggono.
Dirinya memastikan Pupuk Kaltim akan terus berperan aktif dan berkontribusi dalam membantu Pemerintah dan masyarakat di berbagai sektor, sehingga peran Perusahaan semakin berdampak dan memberikan manfaat maksimal terhadap pembangunan dan kesejahteraan di Kaltim.
Kepala Seksi Surveilans, Imunisasi, Wabah dan Bencana, Dinas Kesehatan Kota Bontang Adi Permana, mengapresiasi kontribusi Pupuk Kaltim dalam mendukung percepatan vaksinasi bagi anak yang ditargetkan oleh Pemerintah sebanyak 18.000 anak usia 6-11 tahun. “Jika melihat progres dan dukungan berbagai pihak, kami optimis Februari 2022 mendatang seluruh anak di Kota Bontang telah mendapatkan vaksin lengkap,” kata Adi Permana.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




