Laris Manis Tape Ketan Sartika Jelang Lebaran
Ibu Sartika saat membuat Tape ketan di rumahnya. (Foto: Farid/TIMES Indonesia)

Laris Manis Tape Ketan Sartika Jelang Lebaran

Lonjakan pesanan tape ketan didorong oleh tradisi masyarakat Bontang yang menjadikan makanan ini sebagai hidangan wajib untuk menjamu tamu saat silaturahmi Idul Fitri.

TIMES Bontang,Jumat 20 Maret 2026, 22:08 WIB
169
K
Kusnadi

BontangMenjelang hari raya Idul Fitri 1447 H, permintaan kudapan tradisional tape ketan di Kota Bontang mengalami peningkatan signifikan. Salah satu sosok di balik manisnya sajian lebaran ini adalah Ibu Sartika, seorang pembuat tape ketan berpengalaman yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Laut.

Bertempat di rumahnya yang terletak di Jalan Sultan Syahrir, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Ibu Sartika telah menekuni usaha pembuatan tape ketan selama lebih dari 20 tahun.

Usaha yang awalnya dirintis sebagai upaya untuk membantu ekonomi keluarga ini, kini telah bertransformasi menjadi salah satu buruan utama warga menjelang lebaran.

Berbeda dengan hari-hari biasa, momen Ramadan membawa berkah tersendiri bagi usahanya. "Selama bulan Ramadan, penjualan bertambah berkali-kali lipat dibandingkan hari biasa di luar bulan puasa," ujar Ibu Sartika.

Lonjakan pesanan ini didorong oleh tradisi masyarakat yang menjadikan tape ketan sebagai hidangan wajib untuk menjamu tamu saat silaturahmi Idul Fitri.

Meski merupakan usaha rumahan, Ibu Sartika telah beradaptasi dengan teknologi. Ia memanfaatkan sistem penjualan secara online untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas di wilayah Bontang dan sekitarnya.

Hal ini sejalan dengan tren di Kota Bontang dimana banyak pelaku UMKM mulai membuka sistem Open Pre-Order (PO) melalui media sosial menjelang Lebaran.

“Selama hari biasa diluar Ramadan bisa sampai 7 Kg. Kalau Ramadan hisa lebih banyak,” ungkapnya.

Sartika menjelaskan keunggulan tape ketan buatannya terletak pada resep turun-temurun yang menjaga cita rasa manis alami dari proses fermentasi beras ketan yang sempurna.

Di tengah kesibukan persiapan lebaran, kehadiran pelaku usaha seperti Ibu Sartika tidak hanya menjaga tradisi kuliner lokal tetap hidup, tetapi juga menunjukkan ketangguhan ekonomi kreatif dari rumah.

“Alhamdulillah untuk membantu keperluan anak sekolah dan suami penghasilan suami yang sekarang masih bekerja,” ucapnya.

Usaha tape ketan oleh bu sartika adalah sebagian kecil dari kegiatan ketahanan keluarga ditengah maraknya usaha kuliner modern yang beredar di Kota TAMAN. Sartika berharap usahanya dapat terus bisa dikembangkan seiring dengan kemajuan zaman pula. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Kusnadi
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bontang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.